Sabtu, 03 Januari 2015

Review Korean Food Truck, Street Ramyun

My third post on 4th January 2015 in sunday morning!!



Minggu Tanggal 28 Desember 2014 gw sama teman-teman gw (2 org lainnya) nginep di rmh temen gw yang bernama Widya di daerah Jaktim. Gw brangkat dari rumah sekitar jam 3 dan sampai dirumahnya sekitar jam 5an. Nah, widya tanya mau kemana nih kita? Kita semua pada mau nonton bioskop, dan pilihan kita jatuh pada Night at The Museum 3. Karena kita sednag irit budget, maka kita cari bioskop yang paling murah di hari sabtu itu maka dari itu meluncur lah kita ke Planet Hollywood. Sampai disana sekitar jam 6an dan jadwal nontonnya jam 7 malem, sambil nunggu kita selca (self camera), lalu kita beli minuman dan caramel popcorn. 

caramel popcorn

our movie ticket

Kita selesai nonton sekitar jam 9an dan langsung meluncur ke lokasi tempat kita akan makan karena perut kita sudah tidak bisa berkompromi lagi. Sampailah di daerah Tebet dan kita menemukan sebuah tempat makan di pinggir jalan yang menjual Korean Food dengan konsep food truck dimana makanan dimasak di dalam sebuah mobil dan juga disediakan kursi dan meja untuk kita makan. 



Selain itu tempat ini juga memberikan fasilitas televisi yang menayangkan Music Video para artis Korea.



Layar TV dengan MV Korean Idol

Menunya terpisah antara makanan dan minuman. Sisi depan menu terdiri atas kimbap (roll rice), bibimbapmkimchi fried rice, dan menu nasi lainnya

Aneka Nasi
Sedangkan sisi belakangnya terdiri atas bermacam jenis ramyun (korean noodle soup)

Aneka Ramyun


Aneka snacks
Aneka minuman

Setelah melihat-melihat menu, teman gw bertiga pesan ramyun. Ada yang dengan cheese, fishball, dan ayam. Sedangkan gw prefer bulgogi with rice karena seharian gw blm makan nasi. Minuman kita pesan yang biasa saja yaitu green tea. Kita menunggu makanannya keluar agak lama juga sih sekitar 15menit tapi dengan disediakan fasitilas televisi dengan MV Korean Idol tentunya membuat pelangagan tidak bosan.

Akhirnya pesanan kita datang juga. Pertama kali datang itu ramyun pesanan ketiga teman gw. Yang gw suka dari ramyunnya adalah kuahnya pas dengan porsinya tidak terlalu banjir dan memasak ramyunnya juga pas tidak terlalu lembek tapi tidak terlalu keras jadi ketika dimakan rasanya kenyal. Selain itu juga penempatannya juga lucu dengan menggunakan panci beserta tutupnya.

Tidak lama kemudian pesanan gw datang yaitu bulgogi with rice. Apa yang gw kecewa adalah porsi dagingnya yang sedikit karena di gambar gw kira porsinya akan besar.  Dagingnya enak dengan bumbunya, tetapi menurut gw lebih seperti empal buatan nenek gw. Mengapa? karena di dagingnya terdapat bawang goreng. Dari semua bulgogi yang pernah gw makan, baru kali ini ada yang pakai bawang goreng lol. 

Bulgogi with rice

Kemudian tidak lama datanglah tteokbokki, yang bikin gw kecewa lagi adalah potongan rice cake yang tipis-tipis dan sedikit. Dari semua tteokbokki yang pernah gw makan baru kali ini bentuk tteokbokkinya  di iris tipis-tipis. Pada umumnya tteokbokki itu dipotong memanjang berukuran sekitar 5cm.

Ohya, tempat makan ini punya salah satu sosial media yaitu path dan ternyata teman gw follow pathnya. Ketika kita posting di path dengan mention nama tempatnya, mereka langsung komen dan memberikan kita diskon yang dikirim lewat path talk. Diskon ini dapat digunakan untuk kedatangan kita selanjutnya.

Bill pesanan 


Overall, gw dan teman-teman gw agak sedikit kecewa sih dengan rasa dan porsinya yang menurut kita yang tidak sesuai dengan harganya (agak mahal) dan tempat makan yang berbentuk food truck seharusnya lebih murah dibanding di restaurant. Menurut gw harganya hampir sama dengan gw makan makanan korea di restaurant di mall. Datang lagi? I think no J

Tidak ada komentar:

Posting Komentar